Home / Sosok

Jumat, 1 Mei 2020 - 22:54 WIB

Lama Berdiam Diri, Zakir Naik Akhirnya Angkat Bicara Soal Virus Corona. Ini Pendapatnya

Zakir Naik, da’i internasional dan pakar perbandingan agama akhirnya angkat bicara tentang virus corona yang telah menjadi isu global selama lebih dari 3 bulan ini. Dalam unggahan video di kanal Youtubenya, Senin (27/4/2020),

Zakir Naik mengungkapkan alasan mengapa dirinya selama ini diam saja saat semua orang ramai membicarakan tentang virus corona (COVID-19).

“Saya menerima banyak pertanyaan di media sosial, terutama Facebook mengapa Zakir diam saja tentang virus corona, ini sudah lebih beberapa bulan, lebih dari 3 bulan sejak isunya ada. Tapi mengapa Zakir Naik diam saja,” ungkap Zakir Naik, memulai pembicaraannya.

“Saya memiliki dua alasan mengapa saya diam dan saya akan bersuara sekarang. Pertama: kasus ini telah menjadi isu global, terlebih di media sosial. Anda bisa menemukan banyak informasi yang sebagian besar darinya bisa saja itu palsu atau hoax,” ujar Zakir Naik.

Zakir menungkapkan bahwa saat ini setiap detiknya, entah itu Muslim atau Non-Muslim berbicara tentang virus corona, dan karena banyaknya berita palsu di media sosial tentang virus corona, hal ini lebih menimbulkan kemudharatan daripada kebaikan. “Sehingga saya tidak ingin menambahnya,” ungkap Zakir Naik.

Baca Juga  Ikuti Jejak Ayahnya, Putri Tokoh Muslim China Ini Mendapat Hidayah

Zakir mengemukakan beberapa contoh. Di bulan Januari 2020, ada video klip yang dibuat sebagian orang yang menampilkan orang-orang yang terinfeksi COVID-19 di China berperilaku seperti anjing atau hewan.

“Saya adalah dokter, saya tahu bahwa ini tidak benar, karena COVID-19 tidak menyerang otak tetapi menyerang sistem pernapasan. Jadi ini adalah video palsu yang dikait-kaitkan dengan COVID-19,” kata Zakir Naik.

Ada orang yang memberikan penanganan untuk virus corona dengan cara mengkonsumsi bawang, dan dia memberikan penjelasan dasar secara detail bagaimana cara memotongnya, bagaimana cara mengkonsumsinya, dan dia berkata dalam 20 menit virus corona akan terbunuh di dalam tubuh dan hasil tes akan menunjukkan negatif.

“Semua ini adalah omong kosong, dan hanya akan menimbulkan keburukan daripada kebaikan,” ucap Zakir.

“Saya akan memberikan satu contoh lagi. Ada orang yang mencoba menggunakan logikanya dan dia menunjukkan di videonya bahwa di botol “Dettol” disebutkan bahwa dapat membunuh virus corona.

Dia berkata: “Lihatlah, ini dibuat di 2019, itu artinya Dettol yang dibuat di Inggris, mereka sudah tahu bahwa virus corona akan tersebar di 2020, ini berarti segalanya sudah direncanakan,” ungkap Dr Zakir Naik sambil tersenyum miris menjelaskannya.

Baca Juga  Dian Djuriah, Pemilik Masjid Kubah Emas Super Tajir, Beri Amplop Ustaz Rp200 Juta

“Ini sungguh omong kosong, orang itu bodoh, dia tidak punya pengetahuan tentang virus corona karena virus corona sudah ditemukan sejak 1930. Dan apa yang kita temukan hari ini adalah COVID-19, salah satu jenis baru dari virus corona,” kata

Zakir Naik mengingatkan untuk berhati-hati berbicara tentang COVID-19 dan pemberitaannya tanpa mengecek kebenarannya.

“Saya terkejut, benar-benar terkejut bahwa ada da’i, di antara mereka ada yang terkenal, sebagian dari mereka pernah menjadi murid saya, berbicara tentang penanganan virus corona dan memberikan solusi bagaimana cara mengobati COVID-19 yang sama sekali bukan bidang mereka,” ungkapnya.

“Jika Anda membahas aspek medis yang bukan bidang anda, entah itu benar atau salah. Anda hanya akan membuat kerusakan. Karena saat ini hanya sedikit orang di dunia ini yang mengerti tentang COVID-19 secara detail. Bahkan saya yang seorang dokter medis, saya tidak memiliki kapasitas untuk berbicara tentang COVID-19,” ungkap ahli debat ini.

“Hanya untuk sebagian kecil orang, seperti : virologis, ahli imunologis, mereka yang ahli dalam epidemiologi, yang ahli dalam virus, merekalah yang berkualifikasi membahas ini. Jadi mana mungkin seorang da’i yang hanya bermodalkan berita berbicara tentang COVID-19. Ini bukanlah bidang kita. Itulah salah satu alasan kenapa saya tidak berbicara tentang COVID-19,” Tutupnya. (Mr/moslemtoday)

Baca Juga  Khabib: Kita Agar Tetap di Rumah dan Berdoa Semoga Allah Melindungi Kita dari Penyakit

Share :

Baca Juga

Sosok

Dosen Katolik Ini Akui Kebenaran Nabi Muhammad saw soal Mencegah Corona
Ujian Terberat Cristian Gonzales Jadi Mualaf

Sosok

Ujian Terberat Cristian Gonzales Jadi Mualaf Saat Pandemi Virus Corona

Sosok

Dian Sastro Rajin Ngaji Online, Takut Kesaksian al-Quran di Akhirat Bila Tak Pernah Dibaca

Sosok

Dian Djuriah, Pemilik Masjid Kubah Emas Super Tajir, Beri Amplop Ustaz Rp200 Juta

Sosok

Dengan Izin Allah! Peraih Oscar, Mahershala Ali Jadi Mualaf Setelah Dengar Suara Azan

Sosok

Doa Mike Tyson dan Ketakutannya Terhadap Kematian
Syekh Abdul Hamid Kisyk

Sosok

Syekh Abdul Hamid Kisyk, Lantang Suarakan Kebenaran di hadapan Penguasa Meski Buta

Sosok

Danielle Lo Duca: Awalnya Membenci Islam, Lalu Mualaf Terpikat Bismillah dan al-Anbiyaa