Home / Tausiyah

Minggu, 10 Mei 2020 - 07:14 WIB

Begini Cara Menghitung Zakat Mal yang Simpel dan Benar

Ilustrasi

Ilustrasi

Zakat mal, yaitu zakat selain zakat fitrah, pada dasarnya terdiri dari berbagai macam jenis zakat. Masing-masing memiliki ketentuan yang berbeda.

Adapun macam-macam zakat mal antara lain zakat emas, perak dan sejenisnya, zakat pertanian dan perkebunan, zakat perniagaan, zakat peternakan, serta zakat pertambangan.

Termasuk juga zakat penghasilan. Hanya saja, untuk konteks indonesia, istilah zakat mal identik dengan zakat harta kekayaan berupa tabungan, uang, perdagangan atau pun emas dan perak.

Untuk zakat emas, perak,uang dan perdagangan, nishab-nya adalah senilai dengan 85 gr emas. Emas yang menjadi standar adalah emas murni. Sedangkan nilai zakat yang dikeluarkan sebesar 2,5 persen.

Sebagai ilustrasi, bapak/ibu A/W memiliki uang tunai atau emas senilai Rp 80 juta. Ia juga memiliki aset lancar perniagaan senilai Rp20 juta.

Total kekayaan yang sejenis berarti nilainya Rp100 juta. Ini artinya, harta tersebut telah mencapai nishab. Cara menghitung zakatnya Rp100 juta x 2,5 = Rp2.5 juta.

Untuk zakat mal, baik perdagangan, peternakan, emas, perak, surat berharga dan tabungan, dikeluarkan sekali setiap tahun.

Baca Juga  Ini Dusta yang Dibolehkan kepada Pasangan

Berbeda dengan zakat pertanian, yang dikeluarkan setiap kali panen dan kalau mencapai nishab yakni sekitar 653 kg beras. Adapun terkait dengan zakat mal, apabila nilai akumulasi kekayaan wajib (emas, tabungan, surat berharga ) mencapai 85 gram emas atau senilai dengannya, dikeluarkan zakatnya 2,5 persen.

Share :

Baca Juga

Doa Buka Puasa Sesuai Hadis

Tausiyah

Doa Buka Puasa Sesuai Hadis Nabi Ada Dua Versi. Berikut Doanya
Senjata Menolak Wabah

Tausiyah

Sedekah Bisa Menjadi Senjata Menolak Wabah Termasuk Virus Corona, Ini Dalilnya!

Tausiyah

Isu Kiamat 15 Ramadhan? Ini Penjelasannya

Tausiyah

Ada Bencana 15 Ramadhan? Ini Kata Buya Yahya
Obat Tetes Mata dan Suntik Membatalkan Puasa

Tausiyah

Apakah Obat Tetes Mata dan Suntik Membatalkan Puasa? Ini Kata UAS

Tausiyah

Ustadz Adi Hidayat: Jenazah Pasien Covid-19 Syuhada, Tidak Boleh Ditolak

Tausiyah

Imam al-Ghazali: Pembohong akan Kehilangan Harga Dirinya
Waktu Mustajab Terkabulnya Doa Saat Ramadhan

Tausiyah

Jangan Abaikan! Ini Waktu Mustajab Terkabulnya Doa Saat Ramadhan