Home / Inspiratif

Rabu, 20 Mei 2020 - 23:39 WIB

Setelah Nyumbang Rp 14 Miliar Lawan Corona, Mualaf Steven Mau Jual Satu Rumah Lagi

Steven Indra Wibowo atau yang akrab disapa Koh Steven, mengungkap masih akan menjual satu rumahnya lagi di kawasan Ambarawa, Salatiga, Jawa Tengah. Sebelumnya, Ketua Mualaf Center Indonesia ini menguras habis harta bendanya senilai Rp 13 – 14 miliar untuk melawan COVID-19.

Baca: mualaf yang rela jual aset 12 Milyar untuk bantu Covid 19

“Enggak ada (rumah) yang bisa dijual lagi, yang di Jakarta dan Bandung sudah laku, tinggal yang di Ambarawa,” ujar Koh Steven saat berbincang dengan detikcom, belum lama ini.

Sebelumnya, Koh Steven telah menjual dua rumahnya senilai kurang lebih Rp 9 miliar lebih. Belum lagi 7 mobil dan tiga motor besar yang ditaksir mencapai Rp 5 miliar lebih.

“Kamu punya Rp 10 juta untuk sendiri, mungkin bisa bertahan 3-4 bulan di masa pandemi ini. Kalau saya punya Rp 10 juta, bisa dapat 3 hektare bibit padi, dan berapa ton beras nanti yang bisa kita hasilkan. Kalau memikirkan orang banyak, jadi banyak orang yang tercukupi, nah yang juga akan datang ikut bantu. Saling bergandengan tangan seperti itu,” ujar ayah beranak empat ini.

Baca Juga  Masya Allah! Terbang dari Bosnia, Pria Difabel Ini Ingin Ucapkan Syahadat di Indonesia

Dari dana penjualan harta bendanya, Koh Steven mengkonversinya menjadi ratusan ribu masker untuk tenaga medis dan non medis, hazmat atau PPE, surgical gown, face shield yang ia dan timnya produksi sejak Januari 2020 lalu. Belum lagi ratusan ribu sembako dan hidangan siap santap yang dibagikan ke 43 kabupaten/kota di 28 provinsi di Indonesia.

“Aku hanya mendistribusikan doang, harta hanya titipan. Pinjaman ini harus dikembalikan dengan cara yang baik, disedekahkan daripada dipakai yang enggak benar. Supaya di Indonesia banyak orang tergerak untuk melakukan hal yang sama,” ucapnya.

Awalnya, ucap Koh Steven, ia enggan untuk mempublikasikan kegiatannya di media massa. Namun, pikirannya berubah setelah diyakinkan seorang jurnalis kenalannya. Ia berharap, orang lain bisa menduplikasi gerakan yang diinisasinya, sehingga lebih banyak masyarakat yang terbantu.

“Aku berharap gerakan ini diduplikasi oleh orang lain, karena kapasitasku ini ada akhirnya, pasti ada ujungnya dan ini akan menjadi panjang dan lama. Orang lapar pasti ada terus,” katanya yang juga menggagas gerakan ketahanan pangan, Tancap Indonesia. (mud)

Baca Juga  Ajaib, Sejak 20 Tahun Lalu Pria Ini Ditafsir Tawaf Sendirian di Kabah

Share :

Baca Juga

Inspiratif

Subhanallah! 4.000 Guru Tahfidz al-Quran Terima Tunjangan Kehormatan
Cetak 11 Hafiz

Inspiratif

Cetak 11 Anak Semua Hafiz al-Quran, Mutammimul Ula dan Istri Buat Kagum
Islam Agama Paling Rasional

Inspiratif

Ku Khie Fung, Mualaf Karena Merasa Islam Agama Paling Rasional

Inspiratif

al-Quran dan Firman Allah di Drama Korea ‘Prison Playbook’ Hebohkan Netizen

Inspiratif

Kartika Putri Berhijab. Apa yang Dia Alami?

Inspiratif

Terlahir Prematur dan Lumpuh Otak, Fajar Hafal Quran 30 Juz Usia 4,5 Tahun!

Inspiratif

Maria Sugiyarti, Non Muslim yang Dapat Hidayah Islam, Kini Dua Anaknya Hafidz al-Quran

Inspiratif

Aron, Jadi Mualaf Berawal dari Gamelan Saat Berada di Indonesia