Home / Kisah Nyata

Jumat, 29 Mei 2020 - 06:46 WIB

Istri Petarung MMA Mualaf Dipecat dari Tempat Kerja karena Pakai Jilbab

Michele Birringer, istri dari petarung MMA mualaf, Wilhelm Ott, baru dipecat dari pekerjaannya akibat memakai jilbab. Hebatnya, kondisi tersebut tak menggoyahkan iman mereka kepada Allah SWT.

Ott memeluk islam akhir April silam. Dia mendapat hidayah saat menjalani masa karantina pandemi virus corona. Keyakinannya kini juga diikuti sang istri. Tak tanggung-tanggung, Birringer langsung menjalankan kewajiban muslimah memakai jilbab.

Sayangnya keputusannya memakai pelindung kepala ditentang tempat kerjanya yakni sebuah kelab malam. Dia tak berkecil hati. Justru sebaliknya, hal itu membuat Birringer dan Ott makin istikamah.

“Asalamualaikum warahmatula wabarakatuh. Istri saya @bmischl diberhentikan dari tempat kerja hari ini karena jilbabnya. Dia manajer bar di pusat hiburan di St. Polten yang ditutup selama krisis corona. Selama krisis, hampir tidak mungkin mendapatkan pekerjaan baru,” kata Ott di Instagram Selasa (26/5/2020).

“Bosnya kemudian menelepon saya dan mengatakan dia bisa bekerja di sana sampai menemukan pekerjaan lain. Tapi saya katakan tidak, istri saya tidak akan bekerja di sana. Ini pertanda dari Allah kalau pekerjaan ini salah. Alhamdulilah. Dia mengatakan akan terus mengenakan jilbabnya dengan bangga,” ucapnya.

Baca Juga  Kapten Dan 37 Prajurit Korea Ini Memeluk Islam? Alasannya Mengejutkan Semua Orang !

Petarung yang dijuluki The Amazing itu juga bercerita kalau banyak stigma radikal yang dilontarkan kepada dia dan istrinya setelah memeluk Islam. Tapi Ott tak khawatir lantaran masih memiliki Allah SWT.

“Setelah kami bertobat, orang-orang takut kami akan menjadi radikal. Tapi saya tidak khawatir. Anda akan menjadi radikal terhadap kami?! Allah SWT akan membantu kami. Dia tahu yang terbaik untuk kami.” (em)

Share :

Baca Juga

Kisah Nyata

Masya Allah! Mimpi Bertemu Nabi Muhammad saw, Kakek Ini Putuskan Jadi Mualaf

Kisah Nyata

Naja Hudia Afifurohman, Hafizh Cilik yang Membuat Syekh Ali Jaber Kagum Sampai Cium Kakinya

Kisah Nyata

Saat Pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, Gaji Pegawai Lebih Besar dari Dirinya

Kisah Nyata

Muhammad Cheng, Memeluk Islam Setelah Melihat Sosok Putih Angkat Masjid saat Tsunami Aceh

Kisah Nyata

Kagum dengan Kedisiplinan Ajaran Islam, Jameela Jadi Mualaf

Kisah Nyata

Kisah Dukun Masuk Islam di Hadapan Nabi SAW

Kisah Nyata

Tangan yang Dicium Rasulullah SAW Karena Mencari Nafkah Keluarga
Kapten San Jin-Gu yakni salah satu komandan Brigade-11 SF, pasukan perdamaian PBB dari Korea Selatan yang ditugaskan di Irak. Ini bencana usang memang. Kapten San dan pasukannya bertugas di wilayah Irbil, Irak Utara. Saat bertugas di wilayah tersebut, ia sering mengamati orang-orang muslim sholat berjamaah di masjid, kebetulan markas pasukannya berada bersahabat masjid. Ia sangat tertegun dengan gerakan-gerakan sholat. Karena dihinggapi rasa penasaran, ia mencoba menirukan seluruh gerakan shalat dan dipraktikkan di kamarnya sendirian. Pada dikala mempraktekan itulah ia mencicipi ada ketenangan, dan perasaan tenang dalam hatinya. Itulah sebabnya, gerakan-gerakan sholat tersebut lalu ia jadikan jadwal meditasi di pasukan yang ia pimpin (di samping Yoga). Dan ternyata sebagian besar prajurit sesudah mempraktikkan gerakan-gerakan sholat tersebut mencicipi hal yang sama, mereka juga merasa lebih tenang dan damai. Sejak itu Kapten San berinisiatif mempelajari Islam untuk mengenalnya lebih dalam lagi, dan jadinya ia memutuskan untuk memeluk Islam. Ketika niatnya ingin memeluk Islam disampaikan kepada prajurit-prajuritnya, ia berkata: “Aku telah menemukan cahaya kehidupan yang sesungguhnya, saya ingin berada dalam cahaya itu, dan cahaya itu yakni Islam”. Tanpa ia duga, secara impulsif 37 prajurit yang ia pimpin mengangkat tangan mereka, sebagai tanda ikut bersama komandannya untuk juga memeluk Islam.

Kisah Nyata

Kapten Dan 37 Prajurit Korea Ini Memeluk Islam? Alasannya Mengejutkan Semua Orang !