Home / Nasional

Rabu, 3 Juni 2020 - 06:43 WIB

Di Subang Terapkan New Normal Pesantren, Santri Dilarang Cium Tangan Kiainya

ilustrasi santri mencium tangan kyai

ilustrasi santri mencium tangan kyai

Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Subang, Jawa Barat merilis standar masuk kembali santri ke pondok pesantren dalam rangka new normal di pondok pesantren. Diharapkan dengan demikian akan tercipta kenormalan baru yang bebas dari penyebaran virus corona baru (Covid-19) khususnya di lingkungan pondok pesantren.

Hal itu diungkap Ketua FPP Subang Kiai Maman S Jamaludin saat dikonfirmasi di kediamannya, Selasa sore (2/6).

“Ini merupakan hasil rapat pada hari Kamis 28 Mei 2020 FPP dengan Kepala Kementerian Agama dan kepala seksie Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren di Kabupaten Subang ada beberapa poin yang harus diperhatikan oleh para pengelola pondok pesantren,” ungkap Maman.

Kiai Maman menyampaikan bahwa protokol kesehatan yang perlu dipahami para pengelola pondok pesantren sebagai berikut; pertama akan dikeluarkan surat dari Kemenag sebagai acuan penerimaan kembali santri masuk pondok, kedua bagi santri yg sakit tidak diperkenankan masuk pesantren, ketiga, santri yang datang ke pesantren harus dites suhu, cuci tangan, bawa alat makan sendiri sendok piring gelas, bawa alat mandi alat tidur masing masing,” paparnya.

Baca Juga  Innalillahi, Ulama Besar Guru Zuhdi Meninggal Dunia

Pimpinan Ponpes Pagelaran I ini juga menyampaikan poin ke empat tidak diperkenankan salaman dengan kiayi dan pengasuh pondok apalagi cium tangan. Kelima Jaga jarak tidur 1 meter, keenam tidak boleh berkeliaran selama 14 hari dikarantina dulu di pondok dan ketujuh pengantar/pengunjung tidak diperkenankan masuk ke area pondok.

Poin kedelapan, tambah Kiai Maman Pesantren yang tidak eksis tidak usah mengisi data, sembilan, kesembilan pesantren yang eksis wajib mengisi data mutakhir.

“Ini harus dipahami karena kita sedang darurat saat ini, jangan sampai diabaikan oleh para pengelola, para kiai semua di Kabupaten Subang, semata-mata demi kesehatan dan keselamatan kita semua dalam rangka menghadapi krisis wabah Covid-19 ini,” pungkasnya. (Rmol)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pasca Insiden, Habib Umar Abdullah Assegaf Dilaporkan ke Polisi

Nasional

Gugus Tugas Sayangkan Masih Ada Pemda Izinkan Sholat Id
Puasa Terlama dan Tersingkat di Dunia

Nasional

Daftar Negara dengan Puasa Terlama dan Tersingkat di Dunia

Nasional

Bikin Kaget Tapi Kagum, Hotman Paris Posting Video Ceramah Syekh Ali Jaber

Nasional

Bank Pembangunan Islam Siap Beri Pinjaman Rp3,85 T

Nasional

Alhamdulillah, Dijemput PA 212, Bahar bin Smith Bebas

Nasional

Wanita Hamil Tidak Puasa, Qadha atau Fidyah? Ini Pendapat Empat Madzhab

Nasional

MUI Kecewa Pemerintah Larang Warga Kumpul di Masjid, Tapi di Mal dan Pasar Tidak