Home / Global

Minggu, 7 Juni 2020 - 07:43 WIB

Imam Shamsi: Islam Sampai Amerika Sebelum Columbus

Islam sampai ke daratan Amerika sebelum Christopher Columbus digadang-gadang menemukan pulau baru bernama Amerika. Hal ini disampaikan Presiden Nusantara Foundation, Imam Shamsi Ali saat Halal bi Halal Nasional Jaringan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) bersama Tokoh Nasional, Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Timur Tengah.

Imam Shamsi mengatakan, ada semacam persepsi yang mengatakan bahwa Islam di Amerika Serikat (AS) adalah agama baru. Padahal jauh sebelum Columbus menemukan pulau baru yang disebut Amerika, sebetulnya Islam sudah sampai di pulau yang disebut Indian, karena ada penduduk asli Amerika yang disebut Indian.

“Ada bukti-bukti di gunung-gunung di Colorado ada tulisan berbahasa Arab, menurut catatan sejarah yang sampai ke sana adalah saudara-saudara Muslim kita dari latin, karena mereka pernah menjadi negara Islam pada masa pemerintah Spanyol kala itu,” kata Imam Shamsi saat Halal bi Halal Nasional JATTI, Sabtu (6/6).

Direktur Jamaica Muslim Center di New York ini mengatakan, ada juga catatan sejarah yang mengatakan bahwa Islam sudah sampai ke Amerika karena dibawa oleh ekspedisi Cina. Mereka sampai ke Amerika sebelum Columbus sampai ke daratan Amerika.

Baca Juga  Tarawih di Masa Abu Bakar, Anak-anak Dijadikan Imam

Tapi yang menjadi masalah adalah Islam selalu diposisikan sebagai agama baru. Ini menjadi bagian dari upaya untuk melemahkan Islam di AS. Kalau Islam diposisikan sebagai agama baru, agama pendatang dan agama imigran, maka Islam akan diposisikan sebagai tamu di AS.

“Jadi ini barangkali yang perlu kita ubah,” ujar Imam Shamsi.

Ia juga menyampaikan, melihat peristiwa-peristiwa terbaru di AS ada dua hal penting yang perlu dipelajari. Pertama, virus corona atau Covid-19 mengajarkan bahwa tidak ada makhluk hebat, hanya Allah saja yang hebat. AS yang dikenal sebagai negara super power ternyata kebingungan menghadapi makhluk (virus) yang tidak nampak.

“Kedua, gelombang demonstrasi besar-besaran di AS, mengajarkan kepada kita semua di saat masyarakat kehilangan rasa keadilan maka itu akan menjadi bom waktu pada saat-saat tertentu, ini menjadi pelajaran bagi kita semua lebih khusus lagi bagi bapak/ ibu yang sedang dalam posisi kepemimpinan,” ujarnya.

Halal bi Halal Nasional JATTI bersama Tokoh Nasional dan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Timur Tengah dihadiri sejumlah tokoh. Di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof Din Syamsuddin, Ustaz Abdul Somad, Buya Yahya dan lain-lain. (rep)

Baca Juga  Lucu! Curhat Para Ayah Jadi Imam Shalat Tarawih, Bacaan Surat Ambyar hingga Disindir Istri

Share :

Baca Juga

Masjid Tertua di Kanada

Global

Pertama Kalinya, Masjid Tertua di Kanada Ini Kumandangkan Adzan

Global

Masjid Al-Aqsa Dibuka Kembali Usai Idulfitri
Tanda Kiamat di Mekkah

Global

Tiga Tanda Kiamat di Mekkah yang Sudah Muncul
Masjid-Masjid di Jerman akan Dibuka

Global

Masjid-Masjid di Jerman akan Dibuka Akhir Pekan Depan

Global

Belajar dari Turki, Negara Modern tapi Tegas Hukum Penista Islam

Global

Syaikh Sudais: Yakinlah, Kita Akan Kembali Beribadah di Tanah Suci!

Global

Ditandai Sholat Subuh Berjamaah, Masjid Nabawi Kembali Dibuka

Global

Arab Saudi Longgarkan Lockdown Kecuali di Makkah. Kenapa?