Home / Global

Minggu, 7 Juni 2020 - 16:26 WIB

Viral Video Para Pendemo George Floyd Lindungi Muslim yang Salat

Sebuah video viral menunjukkan ratusan pendemo non-Muslim membentuk perisai manusia untuk menjaga Muslim bisa salat selama aksi unjuk rasa menuntut keadilan bagi George Floyd, warga kulita hitam AS yang tewas oleh polisi kulit putih.

Dikutip dari Metro.co.uk, 6 Juni 2020, video yang dibagikan oleh akun Twitter StanceGrounded menunjukkan non-Muslim menciptakan perisai manusia untuk menjaga Muslim dari potensi ancaman petugas Departemen Kepolisian New York (NYPD), yang mendapat kecaman atas penggunaan kekuatan mereka yang berlebihan terhadap pengunjuk rasa.

“Non-Muslim mengelilingi Muslim sehingga mereka dapat salat dengan aman dari bahaya NYPD selama protes Black Lives Matter di Brooklyn, New York. AKU CINTA INI. INILAH KEMANUSIAAN!” kicau StanceGrounded di Twitter.

“Mereka benar-benar siap untuk mendapatkan gas air mata, ditembakkan, ditembak dengan peluru karet agar sesama manusia dapat salat dengan damai. Jika itu bukan CINTA, saya tidak tahu apa itu. Jika itu bukan HARAPAN, saya tidak tahu apa itu,” lanjutnya.

Non-Muslims surround Muslims so they can pray safely from the harm of the NYPD during a Black Lives Matter protest in Brooklyn, New York.

Baca Juga  Masjid Al Aqsa Dibuka, Warga Ramai-ramai Serukan ‘Allahu Akbar’

Akun Twitter dengan nama StanceGrounded menulis bio Twitter-nya sebagai aktivis hak sipil dan HAM, seorang Muslim, dan warga Amerika Serikat keturunan Pakistan. Tidak diketahui kapan peristiwa itu terjadi tetapi akun StanceGrounded membagikan video tersebut pada 4 Juni.

Protes atas pembunuhan polisi George Floyd, seorang pria kulit hitam tak bersenjata, telah memasuki hari ke-11 di kota-kota di seluruh AS.

Sebuah video yang memperlihatkan polisi kulit putih bernama Derek Chauvin berlutut di leher Floyd selama delapan menit ketika dia meringis ke polisi “Aku tidak bisa bernapas”, telah memicu protes terbesar menentang ketidakadilan rasial dan kebrutalan polisi di AS sejak 1960-an.

Banyak pengunjuk rasa menentang jam malam yang diberlakukan oleh otoritas AS, tetapi sebagian besar telah berdemonstrasi secara damai. Ketika video dan foto beberapa kepala polisi berlutut sebagai tanda penghormatan kepada George Floyd, video lain yang beredar menunjukkan polisi merespons demonstran dan pers dengan cara kekerasan, menembakkan gas air mata, peluru karet, pentungan, dan peluru merica untuk melerai massa damai aksi untuk George Floyd. (t)

Baca Juga  Tragis! Kelaparan Akibat Lockdown Seorang Ibu Tenggelamkan 5 Anaknya ke Sungai

Share :

Baca Juga

Adzan untuk Kali Pertama

Global

Milton, Kanada Akhirnya Bisa Kumandangkan Adzan untuk Kali Pertama
COVID-19 Baru di Arab Saudi

Global

Arab Saudi Laporkan 1.704 Kasus COVID-19 Baru, Kota Mekah Masih Terbanyak

Global

Subhanallah! Muslimah Ini Donasikan Tabungan Hajinya untuk Lawan Covid-19

Global

Poto: al-Aqsa Ditutup, Umat Muslim Shalat di Bukit Zaitun

Global

Arab Saudi Ancam Deportasi Pemilik Toko Jika Biarkan Ada Kerumunan Pembeli
Gerebek Rumah Imam Besar Masjid Al-Aqsa

Global

Imam Masjid al-Aqsa Ditangkap Intelijen Yahudi dengan Tudingan Menghasut

Global

Dahsyatnya Hikmah Virus Corona, Azan Berkumandang di Langit Amerika

Global

Masjid Al Aqsa Dibuka, Warga Ramai-ramai Serukan ‘Allahu Akbar’