Semua Santri Klaster Temboro Asal Aceh Sembuh dari Corona

  • Bagikan

Delapan santri yang sebelumnya terkonfirmasi positif virus corona Covid-19 dari klaster Temboro, Magetan, Jawa Timur asal Aceh, kini dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan empat pasien positif corona dari klaster Temboro itu berasal dari Kabupaten Aceh Tamiang, dua asal Bener Meriah, satu santri dari Gayo Lues, dan seorang dari Kabupaten Simeulue.

“Alhamdulillah, semua sembuh berkat kerja keras Tim Medis Covid-19 di rumah sakit rujukan provinsi dan kabupaten/kota,” ujar Saifullah saat dikonfirmasi, Rabu (27/5).

Saifullah menyebutkan pasien terakhir yang sembuh dari klaster Temboro ialah AS (20 tahun) asal Kabupaten Simeulue dan AR (13) dari Bener Meriah. Mereka dinyatakan sembuh setelah 10 hari ditangani tim medis.

Sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, para santri Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro itu sempat diisolasi di RSUD pemkab setempat.

AS dan AR dirujuk ke RSUZA setelah hasil pemeriksaan dengan rapid test menunjukkan reaktif virus, dan hasil pemeriksaan swab cairan tenggorokan dan hidungnya di Balai Litbangkes Aceh juga terkonfirmasi positif Covid-19.

“Mereka pasien terakhir dirawat di ruang isolasi Pinere RSUZA Banda Aceh. Kita berdoa agar tidak ada pasien baru pasca Lebaran ini,” ujar Saifullah saat dikonfirmasi, Rabu (27/5).

Pada Rabu (27/5), jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Aceh tetap 19 orang. Rinciannya, sebanyak 1 orang dalam perawatan, 17 orang sembuh, dan 1 orang meninggal dunia.

Sementara itu, jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) di Aceh sebanyak 2.021 orang.

Ada penambahan sebanyak 1 orang dibandingkan sehari sebelumnya, 2.020. Sebanyak 43 orang sedang dalam pemantauan, dan yang sudah selesai pemantauan sebanyak 1.978 orang.

Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak ada penambahan, yaitu tetap 100 orang, per Rabu (27/5). Sebanyak 99 PDP dinyatakan sudah sembuh, dan satu orang PDP meninggal dunia. (cnn)

  • Bagikan