Tangan yang Dicium Rasulullah SAW Karena Mencari Nafkah Keluarga

  • Bagikan
Ilustrasi, tangan pekerja keras

Siapa yang tidak ingin mendapat anugerah ciuman dari Rasulullah SAW? Semua umat Islam ingin. Rasulullah SAW pernah melakukan hal itu kepada salah seorang sahabatnya.

Suatu Ketika, Rasulullah SAW pulang dari perak Tabuk. Kemudian Nabi SAW melihat tangan sahabatnya yaitu Sa’ad bin Muadz al-Anshari melepuh, kulitnya hitam dan gosong disebabkan terkena sengatan sinar matahari.

Kemudian Nabi pun bertanya pada Sa’ad bin Muadz Al-Anshari, “Ada apa dengan tanganmu, wahai sa’ad?”

“Wahai rasul, Tanganku menjadi seperti ini, karena aku mengolah tanah dengan menngunakan cangkul ini untuk menafkahi keluarga yang sudah menjadi kewajiban dan tanggunganku,” Jawab Sa’ad sambil menunjukkan cangkul yang dipegangnya.

Kemudian Nabi Muhammad Rasulullah SAW mendekatinya.

“Ini adalah tangan yang tidak akan pernah disentuh oleh api neraka,” ucap Rasulullah SAW seraya mengambil serta mencium tangan Sa’ad bin Muadz Al-Anshari.

Kita tidak mungkin seperti itu. Rasulullah SAW telah wafat, tapi pesan dari kisah ini tiada lain adalah bahwa Rasulullah suka dengan orang yang bekerja keras mencari nafkah untuk keluarganya.

Semoga kisah ini membawa manfaat buat kita semua. Amiin

  • Bagikan