Tips Aa Gym Hadapi Krisis Ekonomi di Tengah Pandemi COVID-19

  • Bagikan
Hadapi Krisis Ekonomi di Tengah Pandemi COVID-19

Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid, KH. Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym memberikan tips kepada masyarakat agar tetap memiliki sikap terhormat dan mulia dalam menghadapi ekonomi serba sulit di tengah pandemi COVID-19.

“Jangan sampai keterbatasan kita membuat serakah dan semakin hina, dan jangan sampai keleluasaan yang ada membuat kita semakin kikir dan juga hina,” kata Aa Gym seperti dikutip dari instagram pada Kamis, 30 April 2020.

Menurut dia, bagi seseorang yang dititipi rezeki lebih saatnya untuk menikmati berbagi dan jangan hitung-hitungan. Percayalah, kata dia, orang yang paling beruntung adalah orang yang dijadikan jalan rezeki bagi yang lain.

“Kita yang ditolak bala, kita pula yang dilipatgandakan rezekinya, kita pula yang akan mendapatkan pahala, dan kita pula yang akan digugurkan dosa, sepanjang sedekahnya itu ikhlas,” ujarnya.

Lalu, Aa Gym mengimbau kepada masyarakat yang mengalami kekurangan ekonomi atau rezekinya terbatas agar tetap menjaga kemuliaan.

“Walaupun gaji semakin terbatas, jangan pernah berharap diberi orang andaikata gaji kita masih mencukupi. Kalau gaji sudah mungkin suatu saat sudah tidak ada, kita masuk ke fase mantab (makan tabungan),” jelas dia.

Menurut dia, tabungan itu adalah rezeki dari Allah SWT dan memang disiapkan untuk situasi seperti ini. Makanya, jangan berat untuk makan tabungan, sampai habis sekali pun tidak apa-apa. “Karena memang rezeki itu dari Allah disiapkan untuk hidup kita saat ini, tetap berbagi dengan tabungan kita,” katanya.

Nah, Aa Gym menambahkan kalau suatu saat tabungan habis akan makan aset (manset). Maka, jangan berat juga untuk menjual barang yang sudah tidak dipakai manfaatnya atau melepas barang-barang tersebut agar tetap bisa hidup tercukupi.

“Karena aset itu pun titipan Allah. Sekarang tidak ada, nanti pada waktunya Allah memberi akan ada lagi. Jangan meminta-minta mengambil hak orang yang lebih miskin dari kita, kalau kita masih punya gaji. Jangan meminta-minta sumbangan kalau kita masih punya tabungan, jangan minta-minta sumbangan kalau kita masih punya aset,” ucapnya. (viva)

  • Bagikan