Tujuh Kemenangan Tentara Muslim di Bulan Ramadhan yang Tercatat dalam Sejarah

  • Bagikan

Sebagai bulan suci umat Muslim di seluruh dunia, Ramadhan juga nyatanya kerap kali mengantarkan kemenangan dan capaian bagi umat Muslim.

Bahkan, kemenangan besar Islam pada Ramadhan, kerap kali menjadi suatu hal baru yang kemudian mengubah dunia.

Dilansir di About Islam, Selasa (12/5), sedikitnya ada tujuh pertempuran Muslim yang terjadi pada Ramadhan dan mendapat kemenangan besar.

Pertama, pada Ramadhan tahun kedua hijriyah, umat Muslim melakukan perang pertamanya dengan non-Muslim (kafir Mekkah) yang kemudian dikenal sebagai perang Badar.

Kedua, pada Ramadhan tahun ke-8 hijriyah, pasukan Muslim Madinah yang dipimpin oleh Nabi Muhammad SAW juga mendapatkan kemenangan di Mekkah. Bahkan, penaklukan Mekkah itu tanpa adanya pertempuran. Alhasil, kemenangan itu menjadi salah satu yang terpenting dalam sejarah Islam.

Ketiga, penaklukan Andalusia pada 91 H yang dipimpin oleh Tariq bin Ziyad, juga menjadi kemenangan besar Muslim. Bahkan, penyerbuan di kota-kota yang berbatasan dengan Selatan Spanyol itu, menjadi kemenangan yang bertahan selama 800 tahun.

Keempat, pertempuran Ain Jalut pada 658 H juga menjadi catatan penting sejarah Islam, utamanya yang tercatat pada bulan Ramadhan. Pada saat itu, pasukan Muslim Mamluk yang dipimpin oleh Saifuddin Al-Qutuz bertempur melawan tentara Mongol. Dalam perang yang terjadi di Palestina Kontemporer saat itu, Muslim mendapat kemenangan besar, karena mampu memukul mundur tentara Mongol. Kekalahan telak di kubu Mongol itu disebut-sebut menjadi yang pertama kalinya.

Kelima, perang yang dimenangkan Muslim saat Ramadhan adalah penaklukan Krimea pada 889 H oleh kesultanan Ottoman. Meski Ottoman tersohor karena penaklukannya di Konstantinopel, namun nyatanya ada banyak wilayah lain yang juga direbutnya. Dari mulai Serbia, Bosnia, pantai Laut Hitam, termasuk Krimea.

Keenam, perebutan Nubia pada 31 H juga menjadi sejarah penting Muslim pada Ramadhan saat itu. Di waktu tersebut, Muslim mampu memenangkan perang dengan Nubia di Mesir Selatan dengan membawa 20 ribu pasukan. Dari kemenangan tersebut, kedua pihak akhirnya menghasilkan sebuah perjanjian. Islam memiliki keuntungan dengan penyebaran Islam di Afrika Timur.

Ketujuh, perang dengan Israel pada 1393 H juga menjadi catatan sejarah Muslim yang sangat penting. Sebab, di tahun tersebut, tentara Mesir dan Suriah melancarkan serangan pada Israel di semenanjung Sinai. Perang itu bertahan selama enam hari, tepatnya pada 10 Ramadhan atau 6 Oktober 1973. (rep)

  • Bagikan