4 Wanita Mulia yang Menjadi Penghulu Para Bidadari di Surga

  • Bagikan

Wanita adalah sosok yang sangat luar biasa, dia adalah seorang ibu yang akan merawat dan menjaga anak-anaknya dengan kasih sayang, dia juga seorang istri yang selalu melayani suaminya dengan ikhlas dan penuh rasa hormat.

Oleh karena itulah, di dalam Islam wanita sangat dimuliakan, dan dijaga kehormatannya. Ada banyak sekali kisah wanita-wanita inspiratif dalam Islam.

Seperti kisah 4 wanita yang mulia sepanjang masa ini, bahkan Rasulullah pernah bersabda bahwa para wanita ini adalah wanita yang paling utama kedudukannya di surga, siapa sajakah mereka?

Rasulullah SAW bersabda,

“Wanita penghuni surga yang paling utama adalah Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, Maryam binti Imran dan Asiyah binti Mazahim istri Fir’aun.” [HR. Ahmad dan Thabrani]

Tentu saja bukan tanpa alasan mengapa Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan mereka wanita-wanita yang memiliki kedudukan yang utama di surga, bahkan mereka disebut menjadi para pemimpin atau penghulu para bidadari surga.

Khadijah binti Khuwailid

Khadijah ra adalah istri pertama Rasulullah SAW yang beliau nikahi ketika usai beliau 25 tahun.

Sebagai seorang istri, Khadijah selalu berada di sisi Rasulullah dalam kondisi apapun. Bahkan, ketika Rasulullah menerima wahyu yang pertama dan mengalami masa-masa sulit ketika berdakwah, Khadijah selalu setia bersama Nabi Muhammad SAW

Khadijah berjuang dengan harta yang dimilikinya untuk membantu dakwah Rasulullah menyebarkan Islam, dirinya juga menjadi salah satu wanita as-Sabiqun al-Awwalun.

Inilah sabda Rasulullah SAW tentang istrinya yang mulia ini,

“Di saat semua orang mengusir dan menjauhiku, ia beriman kepadaku. Ketika semua orang mendustakan aku, ia meyakini kejujuranku. Sewaktu semua orang menyisihkanku, ia menyerahkan seluruh harta kekayaannya kepadaku”

Atas apa yang telah Khadijah berikan kepada Rasulullah, malaikat Jibril bahkan sempat mendatangi Rasulullah dan menyampaikan salam dari Allah SWT dan darinya untuk Khadijah.

“Ya Rasulullah, Khadijah sebentar lagi akan datang membawa bejana berisi lauk, makanan atau minuman. Kalau ia sudah datang, sampaikan salam dari Allah dan dariku untuknya. Berikan kabar gembira, bahwa rumahnya kelak adalah surga.” [HR Bukhari dan Muslim]

Fatimah binti Muhammad

Fatimah adalah anak dari Rasulullah SAW yang sangat dicintai. Sebagai anak, Fatimah Az-Zahra sangat patuh dan taat kepada ayahnya.

Ia juga merupakan istri dari Ali bin Abi Thalib yang merupakan sahabat Rasulullah. Fatimah dikenal sebagai wanita muslim yang begitu sabar, penuh keimanan, cerdas dan taat pada suami. Fatimah juga merupakan seorang wanita yang begitu mulia dan mampu menjaga cintanya dengan sangat baik untuk suaminya saja.

Maryam binti Imran

Namanya yang begitu mulia diabadikan sebagai surat yang mengisahkan dirinya dan anaknya, Isa as.

Maryam adalah ibu dari Nabi Isa as. Dia adalah sosok wanita mulia yang menjaga harga diri dan martabatnya serta selalu beribadah dengan taat kepada Allah SWT.

Ketika mengandung Nabi Isa, Maryam mendapatkan banyak sekali cobaan dan fitnah. Sebab, ketika hamil ia adalah seorang gadis yang belum bersuami. Sehingga banyak yang menuduhnya sebagai pezina.

Namun, ia tetap bersabar dan berpasrah kepada Allah SWT hingga Nabi Isa as, lahir.

Maryam mendidik nabi Isa dengan sangat baik dan penuh kesabaran. Maryam selalu mengajarkan kebaikan pada nabi Isa dan mengajaknya untuk selalu berdakwah di jalan Allah.

Karena kemuliaan dan kesucian Maryam, Allah pun mencatatkan namanya di salah satu wanita yang dijamin akan menghuni surga jika waktu itu telah tiba.

Asiyah binti Mazahim

Asiyah binti Mazahim adalah istri dari raja yang sangat sombong dan angkuh, yaitu Fir’aun yang mengaku dirinya sebagai Tuhan.

Meski sang suami adalah orang yang mengaku dirinya Tuhan, namun Asiyah tetap pada pendiriannya untuk tetap menyembah Allah SWT.

Allah SWT berfirman:

“Dan Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, istri Fir‘aun, ketika dia berkata, “Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir‘aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim,” [QS. At-Tahrim ayat 11]

Karena ketaatannya kepada Allah itulah yang membuat Asiyah sebagai salah satu wanita yang telah Allah jamin surga untuknya. (v)

  • Bagikan